Site icon Listing Job Pelaut Terbaru

Biaya Pembuatan Sertifikat Pelaut di Indonesia

sumber: google.co.id

Sertifikat Pelaut atau yang dikenal sebagai Buku Pelaut adalah dokumen penting bagi siapa saja yang ingin berkarier di dunia pelayaran. Biaya pembuatan sertifikat pelaut di Indonesia terdiri dari beberapa komponen utama, mulai dari diklat dasar hingga biaya administrasi penerbitan. Besaran biaya ini dapat berbeda-beda tergantung lembaga pelatihan dan lokasi, namun secara umum mengikuti standar yang ditetapkan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.

Biaya Pembuatan Buku Pelaut Baru

Biaya resmi penerbitan Buku Pelaut baru melalui PNBP adalah Rp 100.000 per buku. Proses pengajuan dilakukan secara online melalui situs dokumen pelaut Kementerian Perhubungan. Selain itu, pelamar harus menyelesaikan diklat dasar terlebih dahulu.

Biaya utama pembuatan sertifikat pelaut biasanya didominasi oleh diklat keterampilan. Berikut estimasi biaya diklat dasar yang paling sering diperlukan pada tahun 2026:

– Basic Safety Training (BST): Rp 1.400.000 hingga Rp 1.800.000 

– Proficiency in Survival Craft and Rescue Boat (SCRB): Rp 1.000.000 hingga Rp 1.200.000 

– Advanced Fire Fighting (AFF): Rp 1.100.000 hingga Rp 1.400.000 

– Medical First Aid (MFA): Rp 700.000 hingga Rp 900.000 

Untuk pemula yang ingin membuat paket lengkap, total biaya diklat dasar biasanya berkisar antara Rp 4.000.000 hingga Rp 6.000.000 tergantung pilihan lembaga negeri atau swasta.

Biaya Lain yang Harus Dikeluarkan

Selain diklat dan PNBP, ada beberapa biaya pendukung lain:

– Surat Keterangan Sehat Pelaut: Rp 150.000 hingga Rp 350.000 

– SKCK dari kepolisian: Rp 50.000 hingga Rp 100.000 

– Pas foto, fotokopi dokumen, dan materai: Rp 100.000 hingga Rp 150.000 

– Transportasi dan akomodasi selama diklat: Rp 300.000 hingga Rp 800.000 (tergantung lokasi) 

Estimasi total biaya untuk pembuatan Sertifikat Pelaut baru bagi pemula lengkap dengan semua diklat dasar adalah Rp 5.500.000 hingga Rp 8.500.000. Biaya ini bisa lebih rendah jika memilih lembaga pendidikan pelayaran negeri seperti PIP Semarang, STIP Jakarta, atau Poltekpel.

Faktor yang Mempengaruhi Biaya

Biaya pembuatan sertifikat pelaut sangat dipengaruhi oleh beberapa hal. Pertama, pilihan lembaga diklat. Lembaga negeri umumnya lebih murah dibandingkan swasta. Kedua, lokasi diklat, karena biaya hidup dan transportasi berbeda antar daerah. Ketiga, jenis sertifikat tambahan. Jika ingin langsung melaut di kapal tanker, perlu menambah diklat seperti BOCT yang biayanya sekitar Rp 1.000.000 hingga Rp 1.400.000.

Tips Menghemat Biaya

Untuk menghemat pengeluaran, daftarkan diri di lembaga pelatihan milik pemerintah yang memiliki jadwal rutin. Bandingkan harga beberapa lembaga sebelum memilih. Pastikan mengikuti prosedur resmi melalui situs dokumenpelaut.dephub.go.id agar terhindar dari calo yang membebani biaya tambahan. Lakukan perencanaan keuangan dengan matang karena sertifikat ini merupakan investasi jangka panjang.

Dengan memiliki sertifikat pelaut lengkap, peluang mendapatkan pekerjaan di kapal niaga maupun kapal asing akan terbuka lebar. Meskipun biaya awalnya terlihat besar, gaji pelaut yang kompetitif biasanya dapat mengembalikan modal dalam waktu singkat.

Bagi yang sedang mempersiapkan diri, segera cek jadwal diklat di lembaga terdekat dan siapkan dokumen persyaratan. Pastikan selalu mengikuti informasi terbaru karena tarif dapat disesuaikan setiap tahun sesuai regulasi pemerintah.

Exit mobile version