Bagaimana Cara Menjadi Pelaut Kapal Cargo?

0
4474
views
sumber: google.co.id
5/5 (1)

Pelaut kapal cargo merupakan pelaut yang bekerja di atas kapal yang khusus mengangkut barang. Sebenarnya tipe atau jenis dari kapal banyak sekali, di antaranya seperti:

  • Kapal barang (general cargo)
  • Kapal curah (bulk carrier)
  • Kapal tanker (tanker)
  • Kapal container (container ship)
  • Kapal penumpang (passanger ship)

Selain berbagai macam jenis kapal, di kapal juga terdapat beberapa jenis jabatan pelaut, di antaranya:

  • Nahkoda
  • Perwira mesin, perwira deck
  • Mandor mesin, bosun, dan ektrisen
  • Carpenter
  • Oiler, jurumudi
  • Kelasi, wiper, pelayan dan koki.

Cara menjadi pelaut kapal cargo

Untuk Anda yang sedang mencari lowker pelaut dan ingin bekerja menjadi pelaut di kapal cargo, Anda perlu memiliki sertifikat sebagai seorang pelaut. Sertifikat tersebut merupakan sertifikat keahlian atau Certificate of Competency dan sertifikat keterampilan atau Certificate of Proficiency.

Seseorang yang ingin menjadi pelaut sering kali mengambil sekolah yang khusus di bidang pelayaran. Di sekolah tersebut biasanya terbagi menjadi 2 jurusan, yaitu jurusan nautik dan jurusan mesin. Jika Anda mengambil jurusan nautik, maka nantinya Anda akan lebih mempelajari tentang muatan kapal dan navigasi. Sedangkan untuk jurusan mesin Anda akan lebih diarahkan untuk mempelajari tentang mesin dan permesinan kapal.

Setelah selesai melakukan pendidikan, Anda harus melakukan wajib praktik berlayar kurang lebih selama satu tahun. Dengan lulus dari akademi ini, Anda bisa mendapatkan sertifikat keahlian yang menjadi salah satu syarat jadi pelaut kapal cargo.

Selain melalui jalur akademik atau sekolah pelayaran, Anda juga bisa mendapatkan sertifikat tersebut dengan cara kursus keahlian. Dalam kursus ini Anda harus mengikuti pelatihan agar bisa mendapatkan sertifikat tersebut. Langkah pertama yang bisa Anda lakukan adalah mengambil kursus BST atau Basic Safety Training.

Dimana keahlian ini merupakan dasar ysng wajib dimiliki oleh semua pelaut. Kemudian AFF atau Advance Fire Fighting. Jika memungkinkan Anda bisa juga mengambil SCRB dan dilanjutkan MFA.

Dengan memiliki bekal berupa basic safety tersebut Anda bisa mencoba untuk mulai mencari lowongan dengan jabatan yang rendah terlebih dahulu seperti bagian kelasi, wiper atau pelayan.

Jika Anda memiliki keterampilan di bidang memasak atau koki, ada baiknya juga mengambil pekerjaan berupa koki. Hal ini berguna untuk memberikan pengalaman pada Anda terlebih dahulu. Hal ini dikarenakan pada pekerjaan menjadi pelaut, pengalaman merupakan suatu hal yang sangat dibutuhkan. Dengan banyak dan lamanya Anda bekerja di atas kapal, maka kesempatan Anda untuk bisa mendapatkan pekerjaan dengan jabatan yang lebih tinggi juga akan semakin mudah.

Hal ini juga berlaku untuk Anda yang ingin menjadi pelaut kapal cargo. Membangun pekerjaan dari pengalaman-pengalaman yang lama saat bekerja di atas kapal merupakan salah satu cara untuk bisa menaikkan jabatan pekerjaan Anda.

Oleh: jobpelaut.com

Berikan Penilaian Artikel:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here