Ada 16 poin penting mengenai Elemen ISM yang ada di dalam ISM Code dan perlu diketahui oleh pelaut. Hal ini cukup krusial untuk dipelajari termasuk dalam proses interview lamaran kerjanya.
Mengenal 16 poin elemen ISM yang perlu diketahui pelaut
- Ketentuan umum
Untuk poin pertama ini berisikan pendahuluan tentang pengertian, sasaran sampai dengan cara penerapan dari ISM code itu sendiri. Penjabarannya cukup jelas sehingga pengguna yang belum mengenalnya sama sekali bisa mempelajari perkenalan pada poin yang pertama ini.
2. Perlindungan lingkungan dan keselamatan
Kemudian pengguna akan diajak masuk pada poin kedua yang berisikan perlindungan lingkungan dan keselamatan. Dalam hal ini perusahaan yang bersangkutan akan menuliskan beberapa kebijakan yang diputuskan dan harus dipatuhi oleh semua anggota baik di perusahaan maupun atas kapal.
3. Uraian tanggung jawab dan wewenang
Uraian keselamatan kapal ini juga dijelaskan pada poin ketiga yang berisikan penjabaran terkait wewenang dan tanggung jawab untuk masing-masing orang dengan posisinya.
4. Penghubung pimpinan perusahaan dan kapal
Orang ini biasanya disebut dengan Designated Person Ashore. Dalam hal ini perusahaan menunjuk orang yang berwenang untuk mengemban tugas yang satu ini.
5. Uraian tentang wewenang master
Poin ini berisikan peranan nakhoda ketika berada di atas kapal lengkap dengan tanggung jawab yang harus diembannya.
6. Aturan untuk sumber daya dan personilnya
Poin ke enam ini mengatur tentang sumber daya dan personil mengenai hal-hal yang harus diketahuinya seperti tanggung jawab yang harus dilakukan, cara pelaksanaan tugas sampai dengan pelatihan yang perlu dilakukan.
7. Operasi kapal
Sebagai pelamar lowker pelaut tentunya juga harus mengetahui poin yang ke tujuh ini. Poin ini mengatur secara lengkap mengenai cara pengoperasian kapal lengkap dengan aturan yang ada di dalamnya.
8. Kondisi saat keadaan darurat
Untuk poin ke delapan ini mengatur tentang cara yang harus dilakukan awak kapal ketika sedang terjadi situasi yang darurat di atas kapal.
9. Laporan analisis ketidaksesuaian terhadap kecelakaan dengan kejadian
Sistem yang harus dilaporkan harus sesuai dengan keadaan asli kecelakaan yang sedang terjadi tidak boleh ditambah maupun dikurangi.
10. Tentang pemeliharaan kapal
Perusahaan juga harus membuat prosedur yang tepat untuk pemeliharaan kapal agar tetap bisa digunakan untuk jangka panjang.
11. Pendokumentasian
Perusahaan akan mengatur beberapa hal yang penting untuk dijadikan dokumen sebagai arsip dan tinjauan oleh perusahaan.
12. Evaluasi dan verifikasi perusahaan
Tahapan ini digunakan untuk memastikan semua sistem yang telah diterapkan sudah sesuai dengan harapan.
13. Periode verifikasi dan sertifikat
Sertifikat yang diperoleh karena proses verifikasi yang berhasil berlaku untuk 5 tahun dengan pengesahan ulang yang berlaku.
14. Sertifikat Sementara
Untuk sertifikat ini berlaku selama 12 bulan saja.
15. Verifikasi
Pada tahapan ini verifikasi dilakukan untuk keseluruhan sistem yang telah dibuat.
16. Bentuk dari sertifikat
Sertifikat yang tidak menggunakan Bahasa Inggris dan Prancis harus memiliki terjemahan.
Itulah beberapa poin elemen ISM yang perlu diketahui oleh pengguna. Semoga bermanfaat.
Oleh: jobpelaut.com