4 Cara Membuat Daftar Inventaris Kapal yang Penting Anda Tahu

0
590
views
sumber: google.co.id
4/5 (1)

Mengecek daftar inventaris kapal merupakan salah satu hal yang penting untuk dilakukan. Hal ini bertujuan untuk memudahkan para kru kapal mengetahui inventaris apa yang masih ada atau yang sudah habis dan perlu diisi ulang. Daftar inventaris sendiri merupakan daftar yang berisi barang-barang yang ada pada kapal. Barang-barang tersebut biasanya digunakan untuk operasional kapal.

Oleh karena itu penting untuk melakukan dan membuat daftar inventaris kapal agar bisa mengetahui nama barang, tipe, merek barang, nomor seri, jumlah, status atau keadaan barang apakah masih berguna dengan baik atau tidak. Untuk Anda yang sedang mencari info lowker pelaut biasanya juga penting untuk mengetahui cara membuat daftar inventaris kapal.

Selain mengetahui hal-hal tersebut, daftar inventaris juga berguna untuk memudahkan dalam melakukan pemeriksaan atau pengecekan barang. Tipe dan juga data merek dari barang biasanya juga diperlukan saat akan dilakukan perbaikan pada barang yang rusak. Sedangkan dalam permintaan supply, adanya nomor seri pada barang juga memudahkan untuk melakukan pembelian ulang. Berikut adalah beberapa tahap atau hal yang perlu Anda perhatikan saat akan membuat daftar inventaris kapal.

Cara membuat daftar inventaris kapal

1. Susun tiap barang berdasarkan kelompok

Hal pertama yang perlu Anda perhatikan adalah menyusun setiap barang berdasarkan kelompoknya, misalnya berdasarkan peralatan keselamatan yang berisi rescue boats dan alat keselamatan lainnya atau peralatan navigasi seperti kompas dan lain-lain. Kedua masukkan data yang berguna untuk pembeda.

Hal ini biasanya digunakan pada barang atau inventaris kapal yang jumlahnya lebih dari 1 buah. Perbedaan tersebut bisa Anda jelaskan secara rinci seperti merek yang digunakan, nomor seri barang atau tipe barang yang digunakan.

2. Cantumkan nomor suku cadang

Selanjutnya mengenai part number atau nomor suku cadang. Pembeda yang satu ini biasanya dikhususkan untuk inventaris kapal berupa spare part. Keempat adalah menuliskan masa berlaku dari barang inventaris tersebut. Hal ini berguna untuk mengetahui berapa lama jangka waktu pemakaian yang masih bisa digunakan atau mengetahui kapan harus mengganti inventaris kapal tersebut.

3. Mencantumkan running store

Cara untuk membuat daftar inventaris selanjutnya adalah dengan mencantumkan running storenya. Running store di sini berarti barang atau inventaris kapal yang dapat digunakan hingga habis. Barang ini biasanya seperti obat-obatan atau barang lainnya yang bisa habis. Biasanya dalam running store tersebut juga terdapat keterangan seperti jumlah barang, supply terakhir, sisa, dan pemakaiannya.

4. Melakukan update berkala

Dalam membuat daftar inventaris kapal hal yang penting adalah dengan selalu melakukan update. Update barang atau inventaris ada baiknya untuk dilakukan setiap ada pergantian atau inventaris baru yang masuk ke kapal.

Hal ini berguna untuk menghindari adanya barang yang tidak masuk ke dalam daftar inventaris. Daftar inventaris kapal yang sudah dibuat harus dilaporkan kepada yang bertanggung jawab akan hal tersebut. Biasanya jangka waktu untuk melaporkannya setiap 4 bulan atau 6 bulan sekali.

Oleh: jobpelaut.com

Berikan Penilaian Artikel:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here